SULSELTA.NET, Makassar — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menyiapkan 20.000 kupon subsidi belanja dalam kegiatan Pasar Murah Sulsel Expo & Culinary 2026 yang berlangsung di Lapangan Hasanuddin, Makassar, pada 16–18 Oktober 2026.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Sulawesi Selatan, sekaligus upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan meningkatkan pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui program subsidi itu, masyarakat dapat memperoleh potongan harga Rp50.000 untuk transaksi belanja minimal Rp100.000 di lokasi kegiatan.
Kebijakan ini dilaksanakan berdasarkan arahan Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, yang mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pemberian stimulus belanja dan promosi produk lokal.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Winarno Eka Putra, menjelaskan bahwa pemerintah menyediakan sebanyak 20.000 kupon untuk mendukung pelaksanaan pasar murah selama tiga hari.
Kupon subsidi disiapkan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan dengan harga lebih terjangkau, sekaligus mendorong transaksi penjualan para pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan.
Sebanyak 58 tenant UMKM dari 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan dilibatkan dalam kegiatan ini.
Para peserta berasal dari sejumlah kelompok UMKM binaan, antara lain organisasi wanita Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulsel, Tim Penggerak PKK Provinsi Sulsel, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), Dharma Wanita, serta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Sulsel.
Keterlibatan puluhan tenant diharapkan memperluas akses pemasaran produk unggulan daerah sekaligus memberikan lebih banyak pilihan belanja kepada masyarakat.
Pelaksanaan pasar murah dijadwalkan dimulai pada Jumat (16/10/2026) dan berlangsung hingga Minggu (18/10/2026).
Selama kegiatan berlangsung, kupon subsidi disiapkan untuk dibagikan kepada pengunjung sesuai mekanisme yang ditetapkan penyelenggara.
Selain pasar murah dan pameran kuliner, peringatan Hari Jadi Sulsel juga dirangkaikan dengan kegiatan Jalan Sehat Anti Mager dan Kirab Swasembada Pangan.






