Daerah  

Hujan Deras Guyur Makassar, BMKG Jelaskan Penyebabnya

SULSELTA.NET, Makassar — Hujan deras akhirnya mengguyur sejumlah wilayah Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (27/10/2026) sore, setelah kemarau panjang melanda ibu kota provinsi tersebut.

Hujan yang turun menjelang petang disambut gembira warga setelah berbulan-bulan menghadapi cuaca panas dan kondisi kering.

Berdasarkan laporan media, hujan mulai mengguyur Makassar sekitar pukul 16.40 WITA dan berlangsung hingga sekitar pukul 18.00 WITA. Hujan dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah kota.

Sementara itu, pantauan media mencatat hujan deras terjadi di Jalan Pendidikan I, Kecamatan Rappocini, sekitar pukul 17.13 WITA.

Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat mengenakan jas hujan. Sebagian pengendara juga memilih menepi untuk berteduh ketika hujan mengguyur kawasan perkotaan.

Turunnya hujan membawa perubahan suasana setelah kemarau berkepanjangan. Sejumlah warga menyambutnya dengan rasa syukur karena cuaca panas yang berlangsung selama berbulan-bulan mulai mereda.

BMKG Jelaskan Penyebab Hujan Lebat

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah IV Makassar menjelaskan bahwa hujan lebat yang mengguyur Makassar dipengaruhi proses konveksi atmosfer yang cukup kuat.

Ketua Tim Bidang Meteorologi BBMKG Wilayah IV Makassar, Rizky Yudha Pahlawan, menjelaskan bahwa proses konveksi di sekitar Makassar memicu pertumbuhan awan hujan.

Fenomena ini tidak hanya terjadi di Makassar. Hujan juga dilaporkan mengguyur sebagian wilayah Kabupaten Maros, Gowa, dan Takalar.

Meski hujan deras mulai turun, BMKG menjelaskan bahwa Kota Makassar belum resmi memasuki musim hujan.

Awal musim hujan di Makassar diprakirakan berlangsung pada Desember 2026.

Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar, Amhar Ulfiana, menjelaskan bahwa hujan yang terjadi saat ini merupakan salah satu ciri masa peralihan musim atau pancaroba.

Menurutnya, kondisi hujan di Makassar dan sekitarnya masih bersifat fluktuatif sehingga tidak selalu terjadi setiap hari.

BMKG juga memprakirakan kondisi cuaca Makassar pada Rabu (28/10/2026) cenderung cerah berawan hingga berawan.

Hujan Setelah Kemarau Panjang

Hujan yang mengguyur Makassar menjadi perhatian warga setelah kota ini mengalami kemarau berkepanjangan.

Media melaporkan bahwa kondisi kering berlangsung hampir delapan bulan dan dikaitkan dengan fenomena El Nino.

Masyarakat diimbau tetap memperhatikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG, terutama selama masa peralihan musim yang berpotensi disertai perubahan cuaca secara mendadak.