SULSELTA.NET, Makassar — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Selatan menekankan pentingnya evaluasi pembangunan dan penguatan kolaborasi lintas sektor dalam Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Sulawesi Selatan, Senin (19/10/2026).
Rapat yang berlangsung di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, dipimpin Ketua DPRD Sulsel, Andi Rachmatika Dewi, didampingi empat wakil ketua, yakni Rahman Pina, Yasir Machmud, Supriadi Arif, dan Fauzi Andi Wawo.
Kegiatan berlangsung khidmat dengan nuansa budaya lokal. Anggota dewan dan tamu undangan mengenakan pakaian adat Sulawesi Selatan sebagai bagian dari peringatan hari jadi provinsi.
Hadir dalam kegiatan itu Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD).
Dalam sambutannya, Andi Rachmatika Dewi yang akrab disapa Cicu menegaskan bahwa Sulawesi Selatan tidak boleh hanya berpuas diri dengan pencapaian sebagai salah satu provinsi unggulan di kawasan Indonesia Timur.
Menurutnya, Sulsel harus memiliki target lebih besar untuk mampu bersaing dan menjadi salah satu provinsi terbaik di tingkat nasional.
Untuk mencapai tujuan itu, diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah daerah, DPRD, akademisi, pelaku usaha, dan seluruh elemen masyarakat.
Cicu juga mengingatkan bahwa peringatan hari jadi daerah tidak semestinya hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk mengevaluasi berbagai program pembangunan.
Ia menilai program yang menunjukkan hasil positif perlu diapresiasi dan dilanjutkan. Sementara itu, kebijakan maupun pelaksanaan pembangunan yang masih memiliki kekurangan harus diperbaiki agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Gubernur Paparkan Pertumbuhan Ekonomi dan Ketahanan Pangan
Dalam rapat paripurna itu, Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman memaparkan arah pembangunan daerah yang sejalan dengan tema HUT ke-357 Sulsel, yakni Ekonomi Tumbuh, Swasembada Pangan, Jaya Infrastruktur.
Andi Sudirman menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Sulawesi Selatan mencapai 5,59 persen. Ia juga menyoroti capaian surplus produksi padi sebagai bagian dari kontribusi daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Pemerintah Provinsi Sulsel turut menempatkan percepatan pembangunan infrastruktur dan penguatan ekonomi masyarakat sebagai prioritas pembangunan.
Pembangunan infrastruktur diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.
Legislator Dorong Penguatan Pertanian dan UMKM
Momentum peringatan HUT Sulsel juga menjadi ruang bagi kalangan legislatif untuk menyampaikan perhatian terhadap sektor-sektor produktif yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.
Legislator DPRD Sulsel, termasuk Yasir Machmud dan Heriwawan, mendorong penguatan sektor pertanian, percepatan pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Penguatan sektor pertanian dinilai penting agar upaya mewujudkan swasembada pangan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi petani.
Sementara itu, pengembangan UMKM menjadi salah satu perhatian untuk memperluas peluang usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Peringatan HUT ke-357 Sulawesi Selatan menjadi momentum refleksi bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk memperkuat koordinasi, mengevaluasi kebijakan, serta memastikan pembangunan berjalan lebih merata dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.






