Oknum Pegawai Dishub Manado Diamankan di Luwu Usai Diduga Bawa Kabur Mobil

SULSELTA.NET, Luwu — Seorang pria berinisial GW yang diketahui merupakan pegawai Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Manado diamankan aparat kepolisian di Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, setelah diduga membawa kabur mobil milik rekan kerjanya dari Manado. Perjalanannya terhenti setelah tidak mampu membayar bensin eceran yang diisi ke kendaraan tersebut.

Informasi yang dihimpun SULSELTA.NET dari sejumlah sumber menyebutkan, mobil yang dikendarai GW merupakan Honda Brio Satya berwarna abu-abu dengan nomor polisi DB 1492 RN, milik rekannya bernama Nevi Reni. Kendaraan itu sebelumnya dilaporkan hilang ke Polres Manado karena diduga dibawa tanpa izin.

GW kemudian melakukan perjalanan melalui jalur Trans Sulawesi dengan tujuan menuju Kota Makassar. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal kepolisian, ia mengaku hendak menjenguk orang tuanya yang sedang sakit.

Pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 10.00 WITA, GW singgah di sebuah kios bensin eceran di Desa Lalong, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu. Setelah pengisian bahan bakar selesai, ia mengaku tidak memiliki uang untuk membayar.

Merasa curiga, pemilik kios menahan kunci kendaraan dan segera menghubungi aparat kepolisian. Personel Polsek Telluwanua kemudian mendatangi lokasi dan mengamankan GW beserta kendaraan yang dikendarainya.

Dalam pemeriksaan awal di Mapolsek Telluwanua, GW mengakui mobil tersebut berasal dari Manado. Kepolisian selanjutnya berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Palopo dan Polres Manado untuk memastikan status kendaraan serta melanjutkan proses hukum sesuai kewenangan.

Hingga berita ini diterbitkan, polisi masih melakukan pendalaman terhadap perkara tersebut. Sementara itu, kendaraan yang diduga merupakan hasil tindak pidana telah diamankan sebagai barang bukti. Motif dan seluruh rangkaian peristiwa masih dalam proses penyelidikan oleh aparat penegak hukum.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena dugaan tindak pidana tersebut melibatkan perjalanan lintas provinsi dari Sulawesi Utara menuju Sulawesi Selatan sebelum akhirnya terungkap berkat kepekaan warga yang melaporkan kejadian kepada pihak kepolisian. (*)

Editor :
Albar Arianto

banner 120x600