SULSELTA.NET, Gowa — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa resmi menunda pelaksanaan Beautiful Malino 2026 yang semula dijadwalkan berlangsung pada 16–18 Juli 2026. Penundaan dilakukan hingga batas waktu yang belum ditentukan dengan alasan perbaikan infrastruktur jalan menuju kawasan wisata Malino masih berlangsung sehingga dinilai belum mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat pemberitahuan Pemkab Gowa Nomor 500.13.2.5/974/Disparbud tertanggal 7 Juli 2026 yang ditandatangani Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, Andy Azis Peter. Dalam surat itu dijelaskan bahwa jadwal pelaksanaan Beautiful Malino 2026 yang sebelumnya masuk dalam proposal Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026 ditunda sampai waktu yang akan diumumkan kemudian karena akses menuju lokasi acara masih dalam tahap perbaikan.
Beautiful Malino merupakan agenda wisata tahunan andalan Kabupaten Gowa yang kembali masuk dalam kalender Kharisma Event Nusantara (KEN) 2026. Event tersebut selama ini menjadi salah satu daya tarik wisata Sulawesi Selatan dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni, budaya, kuliner, ekonomi kreatif, hingga hiburan yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Menjelang pelaksanaan kegiatan, jalur utama menuju Malino masih mengalami pengerjaan infrastruktur. Di sejumlah titik, proses perbaikan jalan menyebabkan arus lalu lintas harus diberlakukan sistem buka-tutup sehingga perjalanan menuju kawasan wisata menjadi lebih lama dibanding kondisi normal. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan utama pemerintah daerah untuk menunda penyelenggaraan event.
Melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa, pemerintah daerah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat serta wisatawan yang telah merencanakan kunjungan ke Beautiful Malino 2026. Pemerintah menilai pelaksanaan kegiatan sebaiknya menunggu hingga akses jalan benar-benar siap agar keamanan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas pengunjung dapat terjamin. Selain faktor infrastruktur, pihak penyelenggara juga menyampaikan masih terdapat beberapa aspek teknis yang perlu dipersiapkan sebelum event dapat dilaksanakan.
Penundaan tersebut turut berdampak terhadap pelaku usaha di kawasan Malino, mulai dari pengelola hotel, homestay, pelaku UMKM, hingga sektor jasa wisata yang sebelumnya telah melakukan berbagai persiapan menyambut lonjakan wisatawan. Pemerintah Kabupaten Gowa menyatakan telah menyampaikan pemberitahuan kepada para pelaku usaha serta berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata terkait penyesuaian jadwal pelaksanaan Beautiful Malino 2026.
Di tengah beredarnya berbagai spekulasi di media sosial yang mengaitkan penundaan Beautiful Malino dengan dinamika politik daerah, Pemkab Gowa menegaskan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada pertimbangan kondisi infrastruktur dan kesiapan penyelenggaraan. Hingga kini, pemerintah belum menetapkan jadwal pengganti dan mengimbau masyarakat untuk menunggu informasi resmi dari Pemerintah Kabupaten Gowa mengenai pelaksanaan Beautiful Malino 2026. (*)
Editor :
Albar Arianto







