SULSELTA.NET, Bone — Seekor buaya dilaporkan muncul di aliran sungai tepat di bawah Jembatan Gantung Desa Matuju, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, pada Selasa (21/7/2026). Kemunculan reptil tersebut sontak mengundang perhatian warga karena lokasi itu merupakan jalur mobilitas utama masyarakat sehari-hari.
Berdasarkan laporan lapangan yang beredar, buaya tersebut terlihat sejak siang hingga sore hari dan hingga laporan terakhir masih berada di sekitar struktur bawah jembatan. Satwa itu diperkirakan memiliki panjang lebih dari satu meter, namun ukuran pastinya masih belum mendapat konfirmasi dari instansi berwenang.
Keberadaan buaya membuat warga meningkatkan kewaspadaan. Aktivitas yang biasa dilakukan di sekitar sungai, seperti memancing, mencuci, maupun melintas di bantaran sungai, kini dilakukan dengan lebih hati-hati. Sejumlah warga juga tampak mendatangi lokasi untuk memastikan keberadaan satwa liar tersebut.
Peristiwa ini menambah catatan kemunculan buaya di Kabupaten Bone dalam beberapa pekan terakhir. Sebelumnya, warga di Kecamatan Sibulue juga menangkap seekor buaya muara yang beberapa bulan terakhir meresahkan masyarakat di sekitar Sungai Padio.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Selatan maupun instansi terkait mengenai upaya evakuasi atau penyebab kemunculan buaya di bawah Jembatan Gantung Desa Matuju. Karena itu, informasi mengenai dugaan perpindahan habitat buaya masih menunggu penjelasan resmi.
Masyarakat diimbau untuk tidak mendekati lokasi penampakan, menghindari aktivitas di sekitar sungai, serta segera melaporkan kepada aparat atau instansi terkait apabila kembali melihat keberadaan buaya demi mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. (*)
Editor :
Albar Arianto







