Pemuda LIRA Serahkan Dokumen Dugaan Penyimpangan Distribusi BBM di SPBU Bantaeng ke BPH Migas

SULSELTA, Bantaeng — Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Bantaeng melaporkan dugaan penyimpangan distribusi bahan bakar minyak (BBM) di salah satu SPBU di Kabupaten Bantaeng kepada Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas). Laporan tersebut disertai sejumlah dokumen, foto, rekaman video, dan bukti pengiriman yang diklaim sebagai bahan pendukung.

Ketua DPD Pemuda LIRA Kabupaten Bantaeng menyampaikan, laporan itu dilayangkan setelah pihaknya melakukan pengumpulan dokumen terkait aktivitas distribusi BBM di SPBU bernomor 74.924.04.

Dalam dokumen laporan yang diterima SULSELTA, pelapor mengaku menemukan dua surat pengantar pengiriman BBM yang memiliki sejumlah data identik, di antaranya nomor polisi kendaraan, nama pengemudi, tujuan pengiriman, tanggal pengiriman, jam keberangkatan, serta volume pengiriman sebanyak 8 kiloliter.

Namun, menurut pelapor, kedua dokumen tersebut mencantumkan jenis produk yang berbeda. Salah satunya memuat produk Biosolar B40, sedangkan dokumen lainnya mencantumkan Pertalite.

Selain perbedaan jenis produk, pelapor juga menyebut adanya perbedaan pada nomor SO/SA, nomor LO, densitas atau temperatur, serta order berikutnya yang tercantum pada masing-masing surat pengantar pengiriman.

Atas temuan tersebut, DPD Pemuda LIRA meminta BPH Migas melakukan pemeriksaan terhadap dokumen maupun aktivitas distribusi BBM yang dilaporkan untuk memastikan ada atau tidaknya pelanggaran.

SULSELTA telah berupaya meminta konfirmasi kepada pemilik SPBU yang disebut dalam laporan melalui pesan WhatsApp. Permintaan tanggapan disampaikan lebih dari 24 jam sebelum berita ini diterbitkan. Namun hingga berita ini ditayangkan, pihak SPBU belum memberikan jawaban.

SULSELTA juga membuka ruang hak jawab apabila pihak SPBU, Pertamina Patra Niaga, BPH Migas maupun pihak lain yang disebut dalam laporan ingin memberikan klarifikasi atau penjelasan atas materi pemberitaan ini.

Editor :
Albar Arianto

banner 120x600