SULSELTA.NET, Bantaeng — Raysen memberikan klarifikasi terkait gestur mengacungkan jari tengah yang terekam dalam video saat berada di area upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Video tersebut sebelumnya menjadi perhatian setelah memperlihatkan sejumlah peserta berada di area upacara. Pada salah satu bagian rekaman yang diterima SULSELTA.NET, seorang peserta terlihat memperlihatkan gestur mengacungkan jari tengah saat tersorot kamera.
Menanggapi hal tersebut, Raysen mengakui bahwa dirinya merupakan orang yang terlihat dalam rekaman tersebut. Ia menjelaskan, gestur itu terjadi secara spontan atau refleks ketika kamera vlog milik Zaenal mengarah kepadanya.
Menurut Raysen, gestur tersebut merupakan bentuk interaksi pribadi antara dirinya dan Zaenal. Ia menegaskan tidak memiliki maksud tertentu, terlebih untuk melanggar etika dalam acara atau kegiatan kenegaraan.
Raysen juga mengakui bahwa tindakan tersebut merupakan kesalahan dan kekhilafan pribadi. Ia menyadari perilaku demikian tidak sepatutnya ditunjukkan dalam situasi tersebut.
Atas reaksi yang muncul di tengah masyarakat, Raysen menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah, khususnya Pemerintah Kabupaten Bantaeng, serta seluruh elemen masyarakat.
Ia menyatakan menyadari kesalahannya dan menjadikan peristiwa tersebut sebagai pembelajaran besar agar tidak mengulangi tindakan serupa.
Sebelumnya, rekaman yang diterima SULSELTA.NET memperlihatkan sejumlah peserta mengenakan pakaian formal dan berada di area tempat duduk undangan pada rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Bantaeng.
Pada bagian lain rekaman, para peserta terlihat memberikan penghormatan saat rangkaian upacara berlangsung. Sementara itu, gestur yang menjadi perhatian publik terlihat pada salah satu bagian video ketika kamera mengarah kepada peserta tersebut.
Klarifikasi Raysen menjadi penjelasan dari pihak yang bersangkutan mengenai konteks gestur yang terekam dalam video tersebut sekaligus melengkapi pemberitaan sebelumnya. (Redaksi)







