SULSELTA.NET, Bantaeng — Kondisi tempat tinggal Dg Baco, warga Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng, mendapat perhatian setelah rumah yang ditempatinya bersama keluarga disebut dalam kondisi reyot dan berdiri di atas tanah milik orang lain.
Kondisi tersebut disampaikan Syamsuddin Adam, warga yang sebelumnya juga aktif menyuarakan persoalan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Bantaeng. Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bantaeng turun langsung melihat kondisi keluarga Dg Baco.
Menurut Syamsuddin, kondisi rumah yang ditempati Dg Baco dan keluarganya sudah memprihatinkan. Selain bangunannya yang mulai lapuk dan reyot, keluarga tersebut juga tinggal di atas tanah yang bukan milik mereka.
Syamsuddin menyampaikan keprihatinannya karena keluarga tersebut harus bertahan dengan kondisi tempat tinggal yang dinilai sudah tidak memadai. Ia berharap persoalan itu mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
Ia juga menyebut lokasi tempat tinggal Dg Baco tidak jauh dari kediaman Bupati Bantaeng. Karena itu, Syamsuddin berharap Bupati Bantaeng bersama jajaran terkait dapat melihat langsung kondisi keluarga tersebut.
Syamsuddin mengatakan dirinya telah memperlihatkan kondisi tempat tinggal Dg Baco melalui video dengan harapan informasi tersebut dapat sampai kepada pemerintah daerah.
Ia berharap, setelah melihat video tersebut, Bupati Bantaeng dapat mengunjungi langsung keluarga Dg Baco dan mempertimbangkan pemberian bantuan sesuai ketentuan serta program pemerintah yang tersedia.
Menurut Syamsuddin, bantuan yang diharapkan terutama berkaitan dengan kebutuhan tempat tinggal yang lebih layak dan aman bagi Dg Baco bersama keluarganya.
Ia menilai peninjauan langsung penting dilakukan agar pemerintah dapat mengetahui kondisi sebenarnya sekaligus menentukan bentuk penanganan yang memungkinkan sesuai aturan.
Syamsuddin berharap kondisi Dg Baco tidak hanya menjadi perhatian setelah videonya beredar, tetapi dapat ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah dan instansi terkait. (*/Red)







