SULSELTA.NET, Makassar — Viralnya video yang dinarasikan sebagai aksi perang kelompok menggunakan senjata busur di Jalan Arif Rahman Hakim, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, dipastikan tidak benar. Kepolisian memastikan informasi yang beredar di media sosial tersebut merupakan hoaks akibat narasi yang tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
Hasil penyelidikan Polsek Tallo menunjukkan bahwa peristiwa yang terekam dalam video tersebut terjadi pada Sabtu (11/7/2026) malam setelah salat Isya. Saat itu, sekelompok anak-anak berkumpul di depan sebuah minimarket dan memainkan permainan tradisional Pakkatto, yakni permainan menggunakan lipatan kertas yang ditembakkan dengan pelontar berbahan karet.
Video aktivitas tersebut kemudian direkam dari kejauhan dan beredar di media sosial pada Minggu (12/7/2026) pagi dengan narasi seolah-olah terjadi tawuran atau perang kelompok menggunakan busur panah yang menjadi tontonan warga. Narasi tersebut memicu keresahan masyarakat dan menimbulkan persepsi keliru mengenai situasi keamanan di lokasi.
Menindaklanjuti viralnya video itu, personel Polsek Tallo melakukan pengecekan langsung ke lokasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, polisi memastikan situasi tetap kondusif dan tidak ditemukan adanya aksi tawuran maupun penggunaan senjata tajam sebagaimana disebutkan dalam narasi yang beredar.
Kepolisian menjelaskan bahwa benda yang digunakan anak-anak dalam permainan tersebut hanyalah pelontar sederhana untuk melontarkan lipatan kertas, sehingga tidak berkaitan dengan aksi kriminal ataupun perang kelompok.
Masyarakat diimbau agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi. Sebelum membagikan video atau informasi di media sosial, warga diharapkan memastikan kebenarannya melalui sumber resmi guna menghindari penyebaran hoaks yang dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. (*)
Editor :
Albar Arianto







