Antrean Solar Lumpuhkan Arus Logistik Makassar

SULSELTA.NET, Makassar — Antrean panjang kendaraan pengangkut logistik dan bus antarkota kembali terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar sejak Kamis (16/7/2026) hingga Jumat (17/7/2026) pagi. Kondisi tersebut menyebabkan kemacetan di beberapa ruas jalan utama dan mengganggu aktivitas distribusi barang.

Pantauan dari berbagai laporan media menunjukkan antrean kendaraan didominasi truk logistik, mobil boks, bus antarkota, hingga kendaraan operasional yang mencari Solar bersubsidi. Di beberapa SPBU, antrean bahkan meluber hingga ke badan jalan sehingga memperlambat arus lalu lintas.

Seiring bertambahnya jumlah kendaraan, sejumlah sopir memilih bertahan di dalam kendaraan hingga malam hari untuk mempertahankan posisi antrean karena pasokan Solar belum tersedia secara pasti.

Pemerintah melalui Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menjelaskan bahwa antrean dipicu oleh kendala teknis dalam proses distribusi BBM. Meski demikian, pemerintah memastikan stok BBM nasional tetap tersedia dan tidak mengalami kekurangan.

Di sisi lain, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menyatakan tidak terdapat pengurangan kuota Biosolar bersubsidi. Menurut perusahaan, antrean dipengaruhi meningkatnya permintaan pada waktu tertentu, perubahan pola konsumsi masyarakat, serta proses verifikasi dalam program Subsidi Tepat.

Sementara itu, sejumlah pejabat di sektor energi dan legislatif juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah mengevaluasi distribusi Solar bersubsidi, termasuk menindaklanjuti indikasi penyalahgunaan barcode MyPertamina yang diduga dimanfaatkan oleh oknum tertentu. Pernyataan tersebut masih berupa hasil pengawasan dan memerlukan proses penegakan hukum lebih lanjut.

Akibat antrean tersebut, sejumlah aktivitas distribusi barang dilaporkan mengalami keterlambatan. Para pengemudi juga harus menghabiskan waktu berjam-jam hingga semalaman di area SPBU untuk menunggu pasokan Solar tersedia.

Hingga berita ini diterbitkan, pemerintah dan Pertamina menyatakan terus melakukan normalisasi distribusi BBM agar penyaluran Solar bersubsidi kembali berjalan lancar serta mengurangi antrean kendaraan di sejumlah SPBU Kota Makassar.

Editor :
Albar Arianto

banner 120x600