Geng Motor Bentrok di Pettarani

SULSELTA.NET, Makassar — Bentrokan yang diduga melibatkan kelompok geng motor dengan sekelompok pemuda terjadi di depan gerai Mie Gacoan, Jalan AP Pettarani, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Jumat (17/7/2026) dini hari. Insiden tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas dan menjadi perhatian publik setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial.

Berdasarkan hasil penelusuran dan verifikasi redaksi, bentrokan bermula ketika sekelompok pengendara sepeda motor memasuki kawasan Jalan AP Pettarani pada dini hari. Kelompok tersebut diduga membawa senjata tajam dan terlibat perselisihan dengan kelompok pemuda dari wilayah Rappocini.

Konflik kemudian berkembang menjadi aksi saling serang di badan jalan. Situasi yang semakin memanas membuat sejumlah pengendara memilih menghentikan perjalanan maupun memutar balik kendaraan demi menghindari lokasi bentrokan.

Dalam sejumlah video yang beredar, terlihat kedua kelompok saling mengejar dan menyerang menggunakan benda yang diduga senjata tajam. Rekaman lain juga memperlihatkan satu unit sepeda motor terbakar di lokasi kejadian. Namun, penyebab pasti kebakaran kendaraan tersebut masih dalam penyelidikan aparat kepolisian.

Personel gabungan dari Polsek Panakkukang dan Polrestabes Makassar kemudian mendatangi lokasi untuk membubarkan massa, mengamankan tempat kejadian perkara (TKP), serta melakukan penyisiran guna memastikan situasi kembali kondusif.

Hingga saat ini, kepolisian menyatakan belum menerima laporan adanya korban jiwa maupun korban luka akibat bentrokan tersebut. Aparat juga masih mengumpulkan keterangan saksi, menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi, serta menganalisis video yang beredar untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat.

Selain mengusut identitas para pelaku, penyidik turut mendalami motif yang memicu bentrokan serta asal-usul senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap seluruh rangkaian peristiwa secara menyeluruh.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi maupun menyebarkan narasi yang dapat memperkeruh situasi. Warga yang memiliki dokumentasi atau informasi terkait kejadian tersebut juga diminta untuk membantu penyelidikan dengan menyampaikannya kepada aparat.

Hingga berita ini diterbitkan, aparat kepolisian masih bersiaga di sekitar Jalan AP Pettarani guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bentrokan susulan. Proses penyelidikan terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat masih terus berlangsung. (*)

Editor :
Albar Arianto

banner 120x600