Operasi SAR KM Nurul Salsa Diperpanjang Tiga Hari

SULSELTA.NET, Selayar — Operasi pencarian korban tenggelamnya KM Nurul Salsa resmi diperpanjang selama tiga hari setelah memasuki hari ketujuh pencarian. Keputusan tersebut diambil Basarnas bersama pemerintah daerah karena masih terdapat 16 penumpang yang belum ditemukan serta adanya penemuan korban meninggal dunia dalam proses pencarian.

Berdasarkan data terbaru Basarnas Makassar, jumlah orang yang berada di atas KM Nurul Salsa sebanyak 78 orang. Hingga Selasa (21/7/2026), sebanyak 59 penumpang berhasil ditemukan selamat, tiga orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 16 lainnya masih dalam pencarian.

KM Nurul Salsa diketahui berangkat dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng, Kabupaten Kepulauan Selayar, pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 05.00 WITA. Dalam perjalanan, kapal mengalami gangguan mesin di perairan barat Pulau Polassi sebelum akhirnya tenggelam akibat cuaca buruk dan gelombang tinggi.

Selama masa perpanjangan operasi, tim SAR gabungan tetap mengerahkan seluruh potensi pencarian di laut maupun udara. Unsur yang terlibat antara lain KN SAR Kamajaya, KN SAR Pacitan, KN SAR Puntadewa, RB 202, KRI Marlin 877, KRI Hiu, serta pesawat Boeing 737-200. Area pencarian diperluas berdasarkan analisis arus laut, arah angin, dan pemodelan Search and Rescue Maritime Prediction (SARMAP).

Sementara itu, Polres Kepulauan Selayar masih melakukan penyelidikan terkait penyebab tenggelamnya kapal dengan memeriksa nakhoda dan sejumlah anak buah kapal. Dugaan adanya gangguan mesin maupun faktor lainnya masih dalam proses penyelidikan dan belum menjadi kesimpulan resmi.

Operasi pencarian akan terus dilaksanakan selama masa perpanjangan dengan mengoptimalkan seluruh unsur SAR gabungan. Basarnas berharap seluruh korban yang masih dinyatakan hilang dapat segera ditemukan sehingga proses evakuasi dan penanganan bencana dapat diselesaikan. (*)

Editor :
Albar Arianto

banner 120x600