Diduga Ancam Ojol dengan Busur, Motor Dibakar Massa di Makassar

SULSELTA.NET, Makassar — Sebuah sepeda motor dibakar massa di Jalan Metro Tanjung Bunga, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (25/10/2026) malam. Peristiwa ini dipicu dugaan pengancaman terhadap seorang pengemudi ojek online (ojol) menggunakan senjata tajam jenis busur panah.

Insiden bermula sekitar pukul 19.40 WITA ketika seorang pengemudi ojol baru saja menurunkan penumpang di depan Hotel Colonial. Saat hendak melanjutkan perjalanan menuju kawasan Trans Studio Mall (TSM), pengemudi berpapasan dengan sekelompok pemuda yang mengendarai sepeda motor.

Salah seorang pemuda dalam kelompok itu diduga mengacungkan busur panah ke arah pengemudi ojol. Merasa terancam, pengemudi sempat berusaha mengejar kelompok pemuda tersebut.

Namun, setelah berpapasan dengan kelompok pemuda lainnya, pengemudi ojol memilih menghentikan kendaraannya di kawasan yang ramai warga untuk menghindari risiko lebih lanjut.

Situasi kemudian memanas ketika salah seorang pemuda yang diduga terlibat berusaha melarikan diri dengan memutar balik sepeda motornya melawan arus lalu lintas.

Dalam upaya melarikan diri, pemuda itu justru menabrak pengendara sepeda motor lain hingga terjatuh di jalan.

Melihat kejadian itu, pengemudi ojol berteriak kepada warga bahwa pemuda yang terjatuh diduga merupakan anggota geng motor.

Teriakan tersebut mengundang perhatian warga sekitar. Sejumlah orang kemudian mendatangi lokasi dan melampiaskan kemarahannya kepada pemuda yang diduga terlibat dalam pengancaman.

Pemuda itu sempat menjadi sasaran amukan massa sebelum akhirnya diselamatkan dan diamankan oleh petugas keamanan kawasan bersama aparat kepolisian.

Sementara itu, seorang pemuda lain yang diduga membawa busur panah dilaporkan berhasil melarikan diri dari lokasi kejadian.

Kemarahan massa berlanjut dengan perusakan sebuah sepeda motor trail yang diduga digunakan salah seorang pemuda dalam kelompok tersebut.

Sepeda motor yang tertinggal di lokasi kemudian dibakar massa hingga hangus. Kobaran api ditangani petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar.

Personel Polsek Tamalate selanjutnya melakukan penanganan di lokasi, termasuk mengevakuasi pemuda yang mengalami luka akibat amukan massa.

Bangkai sepeda motor yang terbakar juga diamankan ke Polrestabes Makassar untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.

Kapolsek Tamalate, Kompol Muhammad Idris, membenarkan adanya insiden pengancaman terhadap pengemudi ojol yang berujung pada penganiayaan terhadap salah seorang pemuda dan pembakaran sepeda motor oleh massa.