Komrad Klaim Ada Spanduk Misterius di Benteng Rotterdam

SULSELTA.NET, Makassar — Komite Rakyat Demokratik (Komrad) mengaku menemukan sebuah spanduk misterius yang berisi tulisan bernada kritik terhadap organisasi tersebut terpasang di pagar Benteng Rotterdam, Makassar, pada Kamis (16/7/2026). Hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut masih berdasarkan keterangan dari pihak Komrad dan belum diperoleh konfirmasi dari pihak berwenang.

Komrad menyampaikan informasi mengenai keberadaan spanduk itu pertama kali diterima salah seorang anggotanya, Hidayat, melalui sambungan WhatsApp dari seorang warga Kota Makassar. Setelah menerima kabar tersebut, Hidayat menghubungi kembali pemberi informasi untuk memastikan kebenarannya.

Berdasarkan hasil konfirmasi yang dilakukan, Hidayat menyebut terdapat spanduk bertuliskan “Komrad Munafik $Doekji Mu Cari$” yang terpasang di pagar Benteng Rotterdam.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Komrad mengaku telah menggelar pembahasan internal dan memutuskan melakukan penelusuran untuk mengetahui pihak yang memasang spanduk serta motif di balik pemasangannya.

Menurut Komrad, sebelum kemunculan spanduk tersebut, organisasinya aktif menggelar aksi unjuk rasa dengan berbagai isu nasional maupun lokal. Sejumlah tuntutan yang pernah mereka suarakan antara lain kritik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran, perlindungan hak asasi manusia, penghentian kerusakan lingkungan yang mereka sebut sebagai genosida ekologi, pengalihan anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke sektor pendidikan, hingga mendesak DPR RI segera mengesahkan Undang-Undang Perampasan Aset.

Komrad menilai kemunculan spanduk tersebut tidak akan mengurangi semangat organisasi dalam menyampaikan aspirasi kepada masyarakat. Organisasi itu juga menyatakan menghargai setiap bentuk penyampaian pendapat sebagai bagian dari demokrasi, namun berharap pihak yang memasang spanduk bersedia menyampaikan kritik secara terbuka melalui ruang diskusi publik.

Selain itu, Komrad mengajak seluruh pihak untuk tidak mudah terprovokasi oleh berbagai isu yang berpotensi memecah belah masyarakat. Organisasi tersebut menegaskan akan menyikapi persoalan ini secara proporsional dan tetap mengedepankan semangat demokrasi.

Hingga berita ini diterbitkan, SULSELTA.NET belum memperoleh konfirmasi dari pengelola Benteng Rotterdam maupun aparat kepolisian terkait keberadaan spanduk tersebut. Informasi dalam berita ini masih berdasarkan keterangan resmi dari pihak Komrad.

Editor :
Albar Arianto

banner 120x600