Rekayasa Lalu Lintas Makassar Saat Defile MTQ KORPRI

SULSELTA.NET, Makassar — Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Makassar menerapkan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan pusat Kota Makassar, Senin (24/8/2026), menyusul pelaksanaan defile kafilah MTQ Nasional KORPRI 2026.

Pengaturan lalu lintas berlangsung pada pukul 15.00 hingga 18.00 WITA. Sejumlah ruas yang terdampak meliputi kawasan Benteng Rotterdam, Jalan Riburane, Jalan Ahmad Yani, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kartini, hingga Jalan Kajolalido.

Rekayasa lalu lintas dilakukan untuk mengatur pergerakan kendaraan selama berlangsungnya defile sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di sekitar pusat kota.

Dalam skema yang disiapkan Dishub Makassar, kendaraan dari simpang empat Jalan Hasanuddin menuju Jalan Slamet Riyadi atau Jalan Pattimura diarahkan berbelok ke kanan menuju Jalan MH Thamrin. Kendaraan yang memiliki kepentingan menuju Jalan Pattimura mendapat pengecualian.

Sementara itu, kendaraan yang tiba di pertigaan Jalan Hasanuddin-Jalan Slamet Riyadi diarahkan berbelok ke kiri menuju Jalan Pattimura.

Pengaturan juga diberlakukan di sepanjang Jalan Ahmad Yani. Kendaraan diarahkan melakukan putar balik melalui Jalan Riburane menuju Jalan Penghibur. Adapun kendaraan berukuran kecil dapat diarahkan berbelok ke kiri menuju Jalan Jampea.

Kendaraan yang datang dari Jalan Nusantara diarahkan melanjutkan perjalanan menuju Jalan Penghibur di kawasan Benteng Rotterdam.

Pengaturan berikutnya dilakukan di simpang Tugu Mandiri, Jalan Riburane, tepatnya di depan showroom Honda. Kendaraan dari Jalan Nusantara diarahkan terus menuju Jalan Penghibur sebelum melanjutkan perjalanan ke arah Jalan Somba Opu.

Tidak seluruh ruas yang terdampak ditutup secara penuh. Jalan Riburane menuju Karebosi dan kawasan depan Balai Kota menuju Karebosi berpotensi ditutup selama defile berlangsung. Sementara Jalan Penghibur di depan Benteng Rotterdam diatur menggunakan barrier.

Sejumlah ruas lainnya tetap dibuka karena menjadi akses penting menuju bandara. Pada ruas tertentu, salah satu sisi jalan digunakan sebagai lintasan defile, termasuk kawasan Jalan Penghibur hingga Jalan Ujung Pandang di depan Benteng Rotterdam.

Pengendara yang hendak melintasi pusat Kota Makassar selama periode rekayasa lalu lintas diimbau menyesuaikan rute perjalanan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Panitia juga menyiapkan sejumlah titik parkir bagi masyarakat yang hendak menyaksikan defile, yakni Jalan WR Supratman di area Pasar Baru, Tribun Utama Karebosi untuk parkir VVIP, Jalan Balai Kota di samping Taman Macan, Jalan Kajolalido, basement Karebosi Link, Kanrerong Jalan Kartini, serta Jalan Wahidin Sudirohusodo.

Rekayasa lalu lintas tersebut menjadi bagian dari pengamanan dan pengaturan mobilitas selama rangkaian MTQ Nasional KORPRI 2026 berlangsung di Makassar. Masyarakat diharapkan memperhatikan petunjuk petugas karena pengaturan di lapangan dapat disesuaikan dengan kondisi arus kendaraan dan pergerakan peserta. (*/Red)

banner 120x600