Daerah  

Viral Warga Palopo Semprot Call Center PDAM soal Krisis Air

SULSELTA.NET, Palopo — Keluhan warga terkait gangguan distribusi air bersih di Kota Palopo, Sulawesi Selatan, kembali mencuat. Seorang warga viral di media sosial setelah mengkritik layanan call center Perumda Tirta Mangkaluku (Perumda-TM) Palopo yang dinilai belum memberikan respons cepat terhadap pengaduan pelanggan.

Dalam rekaman pesan suara yang beredar pada Senin (28/9/2026), seorang perempuan menyampaikan kekecewaannya terhadap mekanisme pengaduan. Ia menilai warga telah diminta mengisi data pengaduan, tetapi tindak lanjut di lapangan dinilai lambat.

Warga tersebut meminta Perumda-TM segera menangani setiap laporan berdasarkan lokasi pelanggan yang mengalami gangguan. Ia juga mempertanyakan efektivitas layanan call center apabila pengaduan yang masuk tidak segera diikuti penanganan di lapangan.

Keluhan itu muncul di tengah persoalan distribusi air bersih yang telah dirasakan sejumlah warga Palopo. Sebelumnya, warga Perumahan Imbara mengeluhkan aliran air yang tidak mengalir hingga sekitar dua bulan. Persoalan tersebut bahkan sempat memicu warga membongkar sambungan pipa untuk mengecek aliran air.

Gangguan distribusi terjadi bersamaan dengan musim kemarau panjang yang menyebabkan pasokan air baku Perumda-TM mengalami penurunan signifikan.

Direktur Utama Perumda Tirta Mangkaluku Palopo, Steven Hamdani, mengatakan pihaknya telah merekap seluruh laporan yang diterima melalui layanan pengaduan. Menurut dia, sekitar 300 aduan telah masuk dan kemudian dipilah berdasarkan lokasi untuk memudahkan penanganan.

Steven menjelaskan, apabila beberapa laporan berasal dari pelanggan yang berada pada jalur pipa yang sama, penanganan dapat dilakukan melalui penyuntikan air pada jaringan tersebut sehingga sejumlah pengaduan dapat ditangani sekaligus.

Terkait keluhan warga mengenai mekanisme call center yang dianggap rumit, Steven menjelaskan data yang diminta merupakan informasi dasar untuk mengidentifikasi pelanggan dan lokasi gangguan. Data tersebut antara lain identitas pelapor, nomor telepon, lokasi, dan ID pelanggan.

Di tengah krisis air tersebut, Perumda-TM juga telah membentuk Posko Tanggap Darurat Krisis Air di Kantor Pusat Perumda-TM, Jalan Pongsimpin, Kota Palopo, sejak Rabu (23/9/2026).

Posko tersebut disiapkan sebagai pusat penerimaan pengaduan pelanggan yang mengalami gangguan distribusi air. Salah satu langkah penanganan yang dilakukan adalah penyuntikan air ke jaringan pipa menggunakan mobil tangki.

Steven menyatakan penurunan ketersediaan air baku akibat kemarau menjadi salah satu tantangan dalam menjaga distribusi. Namun, pihaknya mengklaim tetap melakukan berbagai upaya untuk menangani keluhan pelanggan.

Persoalan layanan air bersih di Palopo sebelumnya juga mendapat sorotan dari masyarakat dan DPRD. Anggota Komisi C DPRD Palopo, Sadam Lamudi, meminta Perumda-TM menyiapkan langkah antisipasi agar pelayanan distribusi air tetap berjalan meski menghadapi kemarau panjang.

Perumda-TM kini menghadapi tuntutan untuk memastikan sistem pengaduan tidak berhenti pada pencatatan laporan, tetapi diikuti penanganan yang terukur di lapangan di tengah kebutuhan air bersih masyarakat yang mendesak. (*/Red)

banner 120x600