SULSELTA.NET, Parepare — Final Piala Gubernur Sulsel 2026 antara Bone Beramal FC dan Sidrap United di Stadion Gelora BJ Habibie (GBH), Parepare, Senin, 21 September 2026, diwarnai protes terhadap keputusan perangkat pertandingan.
Panitia sebelumnya mendatangkan wasit nasional Agung Setiawan untuk memimpin laga puncak yang dimulai pukul 15.30 Wita. Langkah itu ditempuh menyusul tingginya tensi pada pertandingan semifinal.
Laga berlangsung ketat dan skor bertahan 1-1 hingga fase akhir babak kedua. Bone Beramal FC juga harus bermain dengan 10 pemain setelah salah seorang pemainnya menerima kartu merah.
Ketegangan memuncak pada menit ke-83 saat Bone mencetak gol melalui sundulan. Namun, hakim garis lebih dahulu mengangkat bendera offside sehingga wasit utama menganulir gol tersebut.
Keputusan itu memicu protes pemain Bone. Sejumlah ofisial tim juga dilaporkan masuk ke lapangan dan menghampiri perangkat pertandingan. Laga sempat terhenti sebelum situasi diredam oleh petugas keamanan dan panitia.
Sejumlah penonton turut bereaksi di tribun. Berdasarkan laporan yang beredar, terdapat oknum suporter yang menginjak fasilitas kursi stadion.
Setelah pertandingan dilanjutkan, skor 1-1 tidak berubah hingga peluit akhir. Penentuan juara kemudian dilakukan melalui adu penalti tanpa perpanjangan waktu.
Bone Beramal FC akhirnya menang 5-4 dalam adu penalti setelah seluruh penendangnya berhasil menjalankan tugas, sementara kiper Bone menggagalkan tendangan eksekutor ketiga Sidrap United.
Kemenangan tersebut mengantarkan Bone Beramal FC meraih trofi Piala Gubernur Sulsel 2026 untuk pertama kalinya. (*/Red)







