SULSELTA.NET, Toraja Utara — Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Toraja Utara berhasil mengungkap kasus pembunuhan terhadap seorang remaja yang sempat diduga sebagai korban kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Tikala, Kabupaten Toraja Utara. Tiga terduga pelaku berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan di pinggir jalan.
Korban diketahui bernama Elius Sonda Randanan (19). Ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di Jalan Poros Rantepao–Tikala, Kelurahan Tikala, Kecamatan Tikala, pada Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 05.10 WITA. Saat pertama kali ditemukan warga, korban sempat diduga meninggal akibat kecelakaan lalu lintas. Namun hasil pemeriksaan medis menemukan luka yang diduga berasal dari senjata tajam sehingga penyelidikan diarahkan ke dugaan tindak pidana pembunuhan.
Hasil penyelidikan membawa Tim Resmob Polres Toraja Utara ke sebuah lokasi di Lembang Pa’bo, Kecamatan Sanggalangi. Di tempat tersebut, polisi mengamankan tiga terduga pelaku berinisial NT (29), YS (23), dan HP (22). Penangkapan dilakukan tanpa perlawanan dan para terduga pelaku langsung dibawa ke Mapolres Toraja Utara untuk menjalani pemeriksaan intensif.
Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh penyidik, motif sementara pembunuhan diduga dipicu dendam lama terhadap korban. Meski demikian, kepolisian menegaskan motif tersebut masih didalami untuk memastikan seluruh rangkaian peristiwa dan peran masing-masing pelaku.
Dalam proses pengungkapan perkara, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa sebilah pisau yang diduga digunakan saat kejadian, tiga unit sepeda motor, pakaian yang dikenakan para pelaku, serta rekaman CCTV yang berkaitan dengan penyelidikan. Barang bukti tersebut kini menjadi bagian dari proses pembuktian di tahap penyidikan.
Sejumlah media lokal menyebut ketiga terduga pelaku merupakan oknum pegawai pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, informasi tersebut belum menjadi bagian dari keterangan resmi Polres Toraja Utara sehingga masih memerlukan konfirmasi dari instansi terkait.
Polres Toraja Utara menyatakan penyidikan masih terus berlangsung untuk melengkapi alat bukti, memperjelas kronologi, serta memastikan konstruksi hukum perkara sebelum berkas dilimpahkan ke kejaksaan. Hingga kini, ketiga terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Toraja Utara. (*)
Editor :
Albar Arianto







