Konvoi Sumpah Pemuda Makassar Bentrok, Dua Motor Dibakar

SULSELTA.NET, Makassar — Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, diwarnai bentrokan antarkelompok pemuda di Jalan Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakkukang, Rabu (28/10/2026) sore.

Insiden yang terjadi saat rombongan pemuda melakukan konvoi kendaraan bermotor itu dilaporkan berujung pada perusakan dan pembakaran dua unit sepeda motor. Peristiwa tersebut juga mengganggu arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah laporan media dan dokumentasi kejadian, bentrokan bermula ketika rombongan pengendara sepeda motor melintas di kawasan Jalan Urip Sumoharjo.

Sejumlah orang dilaporkan menghadang rombongan dari arah lorong permukiman warga. Ketegangan kemudian meningkat hingga terjadi aksi saling serang yang diduga melibatkan batu dan anak panah busur.

Kronologi Bentrokan di Jalan Urip Sumoharjo

Sebelum bentrokan pecah, sejumlah kelompok mahasiswa dan organisasi kepemudaan menggelar aksi di berbagai lokasi di Makassar untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98.

Kepolisian sebelumnya menyiapkan pengamanan di puluhan titik aksi dengan mengerahkan 1.936 personel gabungan guna mengantisipasi gangguan keamanan dan kemacetan lalu lintas.

Memasuki sore hari, aktivitas massa dan rombongan kendaraan bermotor berlangsung di sejumlah jalan utama, termasuk Jalan AP Pettarani dan Jalan Urip Sumoharjo.

Berdasarkan rangkuman kronologi awal, bentrokan di Jalan Urip Sumoharjo diperkirakan terjadi sekitar pukul 16.30 WITA.

Rombongan pemotor dilaporkan mendapat penghadangan dari sekelompok orang di sekitar lorong permukiman. Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi saling lempar di badan jalan.

Dalam insiden itu, sejumlah pengendara dilaporkan meninggalkan kendaraannya untuk menyelamatkan diri dari bentrokan.

Dua Sepeda Motor Dilaporkan Dibakar

Bentrokan berlanjut dengan aksi perusakan kendaraan. Dua unit sepeda motor dilaporkan dibakar di sekitar lokasi kejadian.

Kepulan asap dari kendaraan yang terbakar serta kerumunan massa menyebabkan aktivitas lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo terganggu.

Aparat kepolisian kemudian turun ke lokasi untuk menangani bentrokan dan mengendalikan situasi.

Informasi awal juga menyebutkan adanya tindakan pembubaran terhadap kelompok yang bertikai. Namun, rincian mengenai penggunaan gas air mata maupun tembakan peringatan masih memerlukan konfirmasi resmi dari kepolisian.

Polisi Siagakan Personel Pengamanan

Sebelum rangkaian demonstrasi berlangsung, Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana memimpin apel kesiapan pengamanan di kawasan bawah flyover Jalan Urip Sumoharjo.

Kepolisian menyiagakan personel gabungan dari Polda Sulawesi Selatan, Polrestabes Makassar, TNI, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur kesehatan.

Pengamanan dilakukan untuk memastikan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara aman dan tertib tanpa mengganggu aktivitas umum.

Penyebab Bentrokan Belum Dipastikan

Hingga berita ini disusun, penyebab pasti bentrokan, identitas pihak yang pertama melakukan penyerangan, serta kemungkinan adanya korban belum dapat dipastikan.

Belum tersedia pula keterangan resmi yang dapat dijadikan dasar untuk menetapkan pihak tertentu sebagai pelaku utama dalam peristiwa tersebut.

Insiden ini menjadi perhatian karena terjadi di tengah peringatan Hari Sumpah Pemuda yang seharusnya menjadi momentum memperkuat persatuan dan kebersamaan.

Keterangan lebih lanjut dari kepolisian masih diperlukan untuk memastikan kronologi lengkap, jumlah kendaraan yang mengalami kerusakan, serta pihak-pihak yang bertanggung jawab atas bentrokan tersebut.