Kebakaran KM Mutiara Sentosa 2, Keluarga Korban Menanti Kabar, Puluhan Vespa Hangus

SULSELTA.NET, Makassar — Duka dan kecemasan menyelimuti sejumlah keluarga penumpang KM Mutiara Sentosa 2 di Kota Makassar setelah kapal yang melayani rute Surabaya–Makassar itu mengalami kebakaran di perairan Sumenep, Madura. Di tengah penantian kabar mengenai keselamatan anggota keluarga mereka, muncul pula kabar bahwa sedikitnya 22 unit motor Vespa milik komunitas scooterist asal Makassar yang berada di dek kendaraan kapal dilaporkan hangus terbakar.

Pada Senin (3/8/2026) malam, suasana haru terlihat di Jalan Sultan Abdullah, Kecamatan Tallo, Makassar. Sejumlah keluarga korban masih bertahan menunggu perkembangan informasi mengenai proses evakuasi penumpang dan pendataan korban.

Salah seorang anggota keluarga korban, Siti Fatimah, dikabarkan masih menanti kepastian mengenai putrinya yang terpisah saat proses evakuasi darurat. Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keluarga, komunikasi dengan korban sempat terputus setelah kebakaran terjadi, sehingga keluarga hanya dapat berharap pada pembaruan data dari tim penyelamat dan instansi terkait.

Hingga malam hari, keluarga mengaku masih menunggu informasi resmi mengenai daftar penumpang yang berhasil dievakuasi. Mereka berharap proses pendataan dapat segera diselesaikan agar keluarga memperoleh kepastian mengenai kondisi anggota keluarganya.

Di sisi lain, insiden tersebut juga menyisakan duka bagi komunitas scooterist Makassar. Rombongan yang baru kembali dari kegiatan Jogja Scooter Parade dilaporkan membawa puluhan motor Vespa menggunakan kapal tersebut.

Berdasarkan informasi yang beredar dari komunitas dan sejumlah unggahan media sosial, sedikitnya 22 unit motor Vespa dilaporkan hangus terbakar di dek kendaraan setelah api membesar dan tidak sempat dipadamkan sebelum menjalar ke area muatan. Informasi mengenai jumlah kendaraan yang terbakar masih menunggu konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Salah satu kendaraan yang disebut ikut terbakar adalah Vespa Excel tahun 1997 milik Camat Tamalate, Muhammad Aril Syahbani. Informasi tersebut beredar luas di media sosial dan masih memerlukan konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan untuk memastikan detail kerugiannya.

Peristiwa kebakaran kapal ini menjadi perhatian luas masyarakat Sulawesi Selatan karena tidak hanya menimbulkan kecemasan bagi keluarga penumpang, tetapi juga menyebabkan kerugian material yang cukup besar bagi para pemilik kendaraan yang berada di dalam kapal.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pendataan penumpang dan penanganan dampak kebakaran masih berlangsung. Tim Basarnas bersama instansi terkait terus melakukan pencarian, evakuasi, serta pemutakhiran data korban. Sementara itu, penyebab pasti kebakaran KM Mutiara Sentosa 2 masih dalam penyelidikan otoritas berwenang sehingga belum dapat disimpulkan secara resmi. (*/Red)

banner 120x600