Daerah  

Pemuda LIRA Soroti Dugaan Distribusi LPG 3 Kg Keluar Bantaeng

SULSELTA.NET, Bantaeng — Dugaan penyaluran LPG 3 kilogram bersubsidi dari Kabupaten Bantaeng ke Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Gowa mendapat sorotan Ketua Pemuda LIRA Kabupaten Bantaeng, Andi Yusdanar Hakim. Ia meminta instansi terkait melakukan pemeriksaan untuk memastikan kebenaran dugaan tersebut.

Informasi mengenai dugaan penyaluran LPG bersubsidi keluar wilayah Bantaeng bermula dari penelusuran Dg Gassing setelah menerima informasi dari seorang warga.

Menurut keterangan Dg Gassing, informasi yang diperolehnya menyebut adanya LPG 3 kilogram yang diambil dari salah satu agen di Kabupaten Bantaeng dan diduga dibawa menggunakan kendaraan pikap menuju Togo-Togo, Kabupaten Jeneponto, serta Malakaji, Kabupaten Gowa.

Dalam penelusurannya, Dg Gassing mengaku memperoleh informasi mengenai dua kendaraan pikap yang diduga memuat sekitar 150 hingga 200 tabung LPG 3 kilogram dari sebuah agen sebelum dibawa keluar Kabupaten Bantaeng.

Ia juga memperoleh informasi bahwa LPG tersebut diduga diambil dengan harga sekitar Rp18.000 per tabung dan kemudian dijual kembali di luar Kabupaten Bantaeng dengan harga sekitar Rp25.000 per tabung.

Namun, informasi mengenai jumlah tabung, harga transaksi, tujuan pengiriman, serta pihak yang terlibat tersebut masih memerlukan pemeriksaan dan pembuktian oleh instansi berwenang.

Penelusuran Dg Gassing kemudian mengarah kepada PT Laju Lancar Gas yang berlokasi di Kelurahan Bonto Atu, Kecamatan Bissappu, Kabupaten Bantaeng.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, PT Laju Lancar Gas tercatat memiliki jaringan subpenyalur LPG 3 kilogram di Kabupaten Bantaeng.

Dg Gassing mengatakan dirinya kemudian menghubungi seseorang yang disebut sebagai pelaksana PT Laju Lancar pada 16 Juli 2026 sekitar pukul 20.30 WITA untuk menanyakan informasi mengenai pengangkutan LPG tersebut.

Menurut Dg Gassing, dalam komunikasi itu ia memperoleh nama seorang sopir yang disebut bernama Sabir dan dikaitkan dengan tujuan Malakaji. Nomor telepon sopir tersebut juga disebut diberikan melalui WhatsApp.

Keterangan tersebut, menurut Dg Gassing, dinilainya memiliki kesesuaian dengan informasi awal yang diterimanya dari masyarakat. Meski demikian, ia menegaskan hasil penelusurannya masih harus dibuktikan melalui pemeriksaan resmi oleh pihak berwenang.

Hasil penelusuran itu selanjutnya disampaikan kepada Ketua Pemuda LIRA Kabupaten Bantaeng, Andi Yusdanar Hakim.

Menanggapi informasi tersebut, Andi Yusdanar meminta Pemerintah Kabupaten Bantaeng, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Hiswana Migas, Dinas Perdagangan, Bagian Perekonomian Setda Bantaeng, Polres Bantaeng, Kejaksaan Negeri Bantaeng, Kementerian ESDM, dan BPH Migas melakukan pemeriksaan terhadap dugaan penyaluran LPG bersubsidi tersebut.

Andi Yusdanar menilai, apabila dugaan tersebut terbukti, persoalan itu berkaitan langsung dengan hak masyarakat yang menjadi sasaran subsidi LPG 3 kilogram. Karena itu, ia meminta distribusi LPG dari agen terkait diperiksa dan dievaluasi serta pihak yang terbukti melakukan pelanggaran ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Ia juga meminta dugaan adanya pengambilan LPG dengan harga sekitar Rp18.000 per tabung yang kemudian dijual sekitar Rp25.000 di luar daerah diperiksa secara menyeluruh.

Menurut Andi Yusdanar, subsidi LPG diberikan pemerintah untuk membantu masyarakat yang berhak sehingga distribusinya harus dijaga agar tepat sasaran. Ia berharap instansi terkait mengusut informasi tersebut secara transparan dan mengambil tindakan apabila ditemukan pelanggaran.

Hingga berita ini disusun, dugaan pengangkutan LPG 3 kilogram dari Bantaeng menuju Jeneponto dan Gowa, jumlah tabung yang disebut mencapai 150 hingga 200 tabung, serta informasi mengenai harga transaksi belum terkonfirmasi secara resmi oleh Pertamina maupun aparat berwenang.

Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari PT Laju Lancar Gas dan Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi untuk melengkapi serta menjaga keberimbangan pemberitaan.

Editor :
Albar Arianto

banner 120x600