Daerah  

CCTV DPRD Bone Dipastikan Aktif

SULSELTA.NET, Bone — Kamera pengawas (CCTV) di sekitar kantin Gedung DPRD Bone yang menjadi lokasi dugaan penganiayaan terhadap seorang staf Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu dipastikan tidak mengalami kerusakan pada perangkat utama. Hasil pengecekan internal DPRD Bone menyebut kamera tetap aktif dan merekam, sementara kendala hanya terdapat pada kabel High-Definition Multimedia Interface (HDMI).

Ketua Komisi I DPRD Bone, Rismono Sarlim, mengatakan pihaknya bersama Sekretaris DPRD Bone, Andi Muchlis, telah memeriksa kondisi CCTV yang berada di area masjid dekat kantin, lokasi dugaan peristiwa tersebut. Dari hasil pemeriksaan, kamera dinyatakan menyala dan tidak rusak. Menurutnya, kabel HDMI yang menghubungkan sistem ke monitor mengalami gangguan, namun perangkat penyimpanan tetap berfungsi sehingga rekaman masih tersimpan di hard disk.

Kasus ini bermula dari laporan dugaan penganiayaan terhadap Yuli Nofita Sari (29), staf PPPK paruh waktu Sekretariat DPRD Bone. Peristiwa itu dilaporkan terjadi di kantin DPRD Bone pada Rabu (22/7/2026) sekitar pukul 14.30 WITA. Dalam laporannya, korban mengaku mengalami tindakan berupa wajah dihamburkan bosara berisi kue, disiram air, hingga dilempari botol di depan sejumlah orang.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Bone menjelaskan bahwa arah kamera CCTV sejak awal menghadap ke area parkiran dan tidak pernah diubah. Karena itu, penyidik masih perlu memastikan apakah sudut pandang kamera mampu menangkap sebagian atau seluruh rangkaian kejadian di sekitar kantin. Ia juga mengaku belum pernah membuka rekaman CCTV sejak insiden terjadi.

Kuasa hukum korban sebelumnya meminta penyidik memeriksa kondisi CCTV setelah sempat beredar informasi bahwa kamera di sekitar lokasi kejadian mengalami kerusakan. Dengan hasil pengecekan terbaru tersebut, kepolisian diharapkan dapat menguji rekaman sebagai bagian dari alat bukti dalam proses penyelidikan.

Hingga kini, Satreskrim Polres Bone masih menangani perkara tersebut dengan mengumpulkan keterangan saksi dan alat bukti. Sementara itu, Ketua DPRD Bone Andi Tenri Walinonong telah membantah tuduhan penganiayaan yang dialamatkan kepadanya. Belum ada hasil resmi dari penyidik mengenai isi rekaman CCTV maupun penetapan status hukum dalam perkara tersebut. (*)

Editor :
Albar Arianto

banner 120x600