SULSELTA.NET, Wajo — Ketua LSM LINGKAR, Asdar Bur, mengapresiasi kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Wajo setelah realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dikelola instansi tersebut melampaui target tahunan.
Hingga 11 September 2026, PAD Dishub Wajo tercatat mencapai Rp2,25 miliar. Angka tersebut telah melampaui target Rp1,8 miliar yang sebelumnya ditetapkan untuk satu tahun anggaran.
Asdar Bur, yang akrab disapa Wiro, menilai capaian tersebut patut mendapat apresiasi karena target pendapatan yang dibebankan kepada Dishub Wajo dapat dilampaui sebelum berakhirnya tahun anggaran 2026.
Capaian itu ditopang sejumlah sumber PAD yang berada dalam pengelolaan Dishub Wajo, di antaranya parkir, pelabuhan, dan pelataran.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo, H. Suhaerman Dauda, S.Sos., M.Si., Rabu (16/9/2026), menjelaskan bahwa target awal PAD yang diberikan Bupati Wajo kepada instansinya sebesar Rp1,8 miliar untuk satu tahun.
Namun, realisasi pendapatan hingga 11 September telah mencapai Rp2,25 miliar dan melampaui target yang ditetapkan.
Meski target tahunan sudah terlampaui, Dishub Wajo masih berupaya mengoptimalkan potensi pendapatan hingga penghujung 2026. Suhaerman menargetkan realisasi PAD dapat didorong hingga mencapai 200 persen dari target awal.
Upaya meningkatkan pendapatan tersebut, menurut Suhaerman, tetap harus berjalan beriringan dengan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. Pencapaian target PAD diharapkan tidak hanya berorientasi pada penerimaan daerah, tetapi juga dibarengi peningkatan kinerja pelayanan publik.
Kinerja Dishub Wajo tersebut juga mendapat apresiasi dari Bupati Wajo. Apresiasi itu menjadi dorongan bagi jajaran Dishub untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian hingga akhir tahun.
Dengan realisasi Rp2,25 miliar per 11 September 2026, Dishub Wajo kini tidak lagi sekadar mengejar target awal Rp1,8 miliar, tetapi berupaya meningkatkan penerimaan dari sektor parkir, pelabuhan, dan pelataran sembari menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat. (Red)







