SULSELTA.NET, Wajo — Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo melakukan pengawasan terhadap pelayanan Instalasi Farmasi RSUD Lamaddukkelleng Sengkang setelah muncul keluhan masyarakat mengenai antrean panjang pengambilan obat yang berlangsung hingga berjam-jam.
Keluhan tersebut ramai diperbincangkan warga setelah sejumlah pasien mengaku harus menunggu obat dari pagi hingga sore. Kondisi itu dinilai mengganggu kenyamanan pelayanan, terutama bagi pasien yang datang dari luar Kota Sengkang.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, Komisi IV DPRD Wajo turun langsung meninjau pelayanan di instalasi farmasi rumah sakit. Dalam pengawasan tersebut, dewan menyoroti sejumlah kendala pelayanan, termasuk tingginya jumlah pasien dan kapasitas pelayanan farmasi yang dinilai perlu ditingkatkan.
Dalam pembahasan bersama manajemen rumah sakit, DPRD mendorong berbagai langkah perbaikan agar waktu tunggu pasien dapat dipersingkat. Beberapa usulan yang mengemuka antara lain peningkatan kapasitas layanan farmasi serta inovasi pelayanan kepada masyarakat. Namun demikian, rencana perluasan fasilitas maupun layanan antar obat masih memerlukan keputusan dan konfirmasi resmi dari pihak terkait sebelum diterapkan.
DPRD berharap evaluasi tersebut dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan sehingga masyarakat memperoleh layanan yang lebih cepat, nyaman, dan efektif di RSUD Lamaddukkelleng Sengkang. (*)
Editor :
Albar Arianto







