SULSELTA.NET, Bantaeng — Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, menorehkan sejumlah capaian di tingkat nasional sepanjang awal Juli 2026. Prestasi tersebut meliputi keberhasilan melampaui target program swasembada pangan nasional, menjadi lokasi studi banding Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Papua terkait pengolahan hasil perikanan berorientasi ekspor, hingga mempromosikan produk unggulan daerah pada ajang Hari Ulang Tahun (HUT) Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-46 di Makassar.
Rangkaian capaian itu menunjukkan penguatan pembangunan daerah di sektor pertanian, perikanan, dan ekonomi kreatif yang menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Bantaeng.
Di sektor pertanian, Kabupaten Bantaeng berhasil melampaui target Luas Tambah Tanam (LTT) padi periode Juni 2026. Berdasarkan data Balai Riset dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Veteriner Kementerian Pertanian, realisasi LTT mencapai 3.856,38 hektare atau 100,09 persen dari target seluas 3.853 hektare. Capaian tersebut menjadi bagian dari dukungan daerah terhadap program swasembada pangan nasional yang dicanangkan pemerintah pusat.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi antara BRMP Veteriner, Dinas Pertanian Kabupaten Bantaeng, penyuluh pertanian, serta para petani dalam mempercepat penanaman padi dan meningkatkan produktivitas lahan pertanian.
Selain sektor pertanian, Bantaeng juga menjadi perhatian daerah lain dalam pengembangan sektor kelautan. Berdasarkan laporan sejumlah media, TP PKK Provinsi Papua melakukan kunjungan kerja ke PT Global Fishery Product di Kecamatan Pa’jukukang untuk mempelajari sistem pengolahan gurita yang telah berorientasi ekspor.
Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzy Nurdin. Dalam kegiatan itu, rombongan meninjau proses pengolahan komoditas gurita mulai dari tahapan produksi hingga standar ekspor yang diterapkan perusahaan.
Melalui kunjungan tersebut, TP PKK Provinsi Papua ingin mempelajari model pemberdayaan masyarakat pesisir dan hilirisasi hasil perikanan yang diterapkan di Kabupaten Bantaeng sebagai referensi pengembangan potensi kelautan di wilayah Papua.
Sementara itu, sektor ekonomi kreatif Bantaeng juga tampil pada ajang nasional. Ketua Dekranasda Kabupaten Bantaeng menghadiri puncak HUT Dekranas ke-46 dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 yang dipusatkan di Makassar.
Pada pameran tersebut, Bantaeng menampilkan berbagai produk kriya dan wastra unggulan hasil karya pelaku UMKM binaan daerah. Keikutsertaan itu menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar, memperkuat promosi produk lokal, sekaligus membuka peluang kerja sama dengan berbagai daerah di Indonesia.
Berdasarkan informasi panitia, kegiatan tersebut diikuti Dekranas Pusat, Dekranasda provinsi, kabupaten, dan kota dari seluruh Indonesia, serta menghadirkan ratusan stan pameran produk unggulan daerah. Momentum itu dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bantaeng untuk memperkenalkan produk unggulan agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Selain tiga capaian tersebut, Bantaeng juga sebelumnya memperoleh Sertifikat Adipura sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kebersihan dan pengelolaan lingkungan. Informasi mengenai penghargaan ini dipublikasikan melalui portal resmi pemerintah daerah.
Berbagai capaian tersebut menunjukkan bahwa Kabupaten Bantaeng terus memperkuat pembangunan di berbagai sektor strategis melalui peningkatan produktivitas pertanian, pengembangan industri berbasis kelautan, pemberdayaan UMKM, serta pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan. (*)







