SULSELTA.NET, Makassar — Penyelenggaraan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54 dan peringatan Hari Ulang Tahun ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) di Kota Makassar diproyeksikan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Sulawesi Selatan dengan nilai perputaran uang mencapai sekitar Rp100 miliar.
Berdasarkan keterangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, kegiatan berskala nasional tersebut dihadiri sekitar 10 ribu peserta beserta pendamping dari pengurus PKK dan Dekranasda provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia. Rangkaian acara berlangsung selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juli 2026.
Ketua Panitia Harian HUT ke-46 Dekranas, Dr. Sukarniaty Kondolele, M.M., menjelaskan bahwa anggaran penyelenggaraan kegiatan tidak hanya digunakan untuk pelaksanaan acara, tetapi juga memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah. Menurutnya, ribuan peserta yang datang ke Makassar mendorong aktivitas ekonomi di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, kuliner, perdagangan, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ia menerangkan, tingkat hunian hotel meningkat seiring lamanya peserta berada di Makassar selama kegiatan berlangsung. Selain itu, kebutuhan transportasi lokal, baik kendaraan sewa, taksi, maupun layanan transportasi berbasis aplikasi, juga mengalami peningkatan.
Dampak ekonomi juga terlihat pada sektor kuliner dan perdagangan. Sejumlah rumah makan, pusat perbelanjaan, toko oleh-oleh, serta pelaku UMKM memperoleh peningkatan omzet selama pelaksanaan kegiatan. Produk unggulan Sulawesi Selatan, seperti kain sutra, Baju Bodo, dan berbagai kerajinan khas daerah menjadi salah satu produk yang banyak diminati peserta dari luar daerah.
Pameran Kriya dan Wastra Nusantara yang dipusatkan di Trans Studio Mall (TSM) Makassar turut menjadi daya tarik utama. Sebanyak 204 stan dari berbagai daerah di Indonesia menampilkan beragam produk kerajinan, fesyen, dan wastra nusantara sebagai ajang promosi sekaligus memperluas jaringan pemasaran.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menilai penyelenggaraan HKG PKK ke-54 dan HUT ke-46 Dekranas tidak hanya menjadi agenda nasional, tetapi juga menjadi momentum strategis untuk memperkuat promosi produk lokal, meningkatkan daya saing UMKM, serta membuka peluang kerja sama bisnis antardaerah.
Melalui kegiatan tersebut, pemerintah berharap manfaat ekonomi yang tercipta tidak berhenti selama pelaksanaan acara, tetapi dapat berlanjut melalui terbentuknya kemitraan usaha dan perluasan pasar bagi pelaku UMKM serta industri kreatif di Sulawesi Selatan.
Editor :
Albar Arianto








