Polisi Patah Tangan Saat Kejar Geng Motor

SULSELTA.NET, Makassar — Personel Polrestabes Makassar, Aipda Heru, mengalami patah tulang tangan kanan saat mengejar kelompok remaja yang diduga terlibat aksi geng motor di Jalan Opu Daeng Risadju, Kecamatan Mariso, Makassar, Jumat (18/9/2026) dini hari.

Peristiwa itu bermula dari laporan warga mengenai sekelompok remaja yang diduga melakukan aksi balapan liar dan hendak tawuran di lokasi. Tim Opsnal Polrestabes Makassar kemudian mendatangi lokasi untuk membubarkan kerumunan tersebut.

Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Achmad menerangkan, saat proses pembubaran berlangsung, sejumlah remaja diduga melakukan perlawanan. Aipda Heru yang melakukan pengejaran dilaporkan terjatuh setelah berupaya menghindari dugaan serangan anak panah busur.

Korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk mendapatkan perawatan medis. Berdasarkan informasi kepolisian, korban dijadwalkan menjalani tindakan operasi.

Dalam penanganan peristiwa itu, polisi mengamankan tiga remaja dan membawa mereka ke Polsek Mariso untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami peran masing-masing serta dugaan penggunaan busur dalam kejadian tersebut.

Penyelidikan terus dilakukan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan bukti terkait guna mengungkap rangkaian peristiwa secara utuh. (*/Red)

banner 120x600